Seperti angin lembut di musim dingin, Kehadiranmu hangatkan hati yang beku. Tapi dunia ini terlalu besar, Memisahkan kita sejauh bintang di angkasa. Namun setiap nada di hati, Menggetarkan harapan ini. Meski kau jauh dari sini, Aku tahu kita tetap berbagi mimpi. Saat angin berbisik, kubayangkan suaramu, Menghapus jarak yang memisahkan kita. Jika cinta ini adalah melodi, Aku akan memainkannya sampai abadi. Lembaran kenangan masih terjaga, Saat kau genggam tanganku di bawah sinar rembulan. Kini hanya piano yang menemani, Memutar lagu yang kau ajarkan dengan hati. Aku percaya takdir tak akan salah, Seperti simfoni yang mencari nada sempurna. Meski perpisahan ini menyakitkan, Kita akan bertemu di akhir perjalanan. Dan saat angin kembali berbisik, Aku akan mendengar cinta yang tak pernah pergi. Melodi ini akan selalu ada, Menjaga kita dalam selamanya. hmmmm hm Saat angin berbisik, kubayangkan suaramu, Menghapus jarak yang memisahkan kita. Jika cinta ini adalah melodi, Aku akan memainkannya sampai abadi. Aku percaya takdir tak akan salah, Seperti simfoni yang mencari nada sempurna.