(Verse 1)
Pagi datang, aku merintih lelah
Beban hidup ini terasa susah
Tapi kulihat di sudut jalan sana
Ada senyuman meski tanpa apa-apa
(Pre-Chorus)
Kupejamkan mata, mencoba bertanya
Kenapa aku mengeluh saat ada yang lebih terluka
(Chorus)
Kesulitanku tak seberat langit yang runtuh
Masih ada yang lebih pilu, berjalan tanpa arah yang utuh
Bersyukur meski tertatih, ini bukan akhir
Di balik derita, ada harapan yang lahir
(Verse 2)
Langkah beratku masih diiringi cahaya
Ada tangan yang setia meraihku saat jatuh terluka
Tapi mereka, tanpa alas, tanpa pijakan
Tetap berdiri, bertahan melawan keadaan
(Pre-Chorus)
Setiap luka ini adalah pengingat
Bahwa hidupku masih punya jalan yang hangat
(Chorus)
Kesulitanku tak seberat langit yang runtuh
Masih ada yang lebih pilu, berjalan tanpa arah yang utuh
Bersyukur meski tertatih, ini bukan akhir
Di balik derita, ada harapan yang lahir
(Bridge)
Bukan berarti aku tak boleh merasa sakit
Tapi sadar bahwa ini adalah bagian dari hidup
Melihat ke atas untuk doa, ke bawah untuk belajar
Semua yang kujalani membuatku lebih tegar
(Chorus – Reprise)
Kesulitanku hanyalah satu langkah yang berat
Masih ada yang melangkah tanpa sepatu, tanpa tempat
Bersyukur meski tertatih, ini bukan akhir
Di balik derita, ada harapan yang lahir
(Outro)
Kesulitanku mengajarkanku arti hidup
Masih banyak yang lebih tabah, lebih mampu
Hari ini kuterima, semua bagian cerita
Karena aku tahu, aku masih punya cinta.